Cahaya Wudhu pada Hari Kiamat

Cahaya Wudhu

CAHAYA WUDHU

Cahaya Wudhu akan muncul pada wajah dan anggota tubuh umat Muhammad صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم di akhirat nanti. Wudu juga merupakan syarat sah dan sempurnanya sholat. Tidak sah shalat seseorang jika tidak dalam keadaan ber wudhu.

Wudhu dilakukan dengan cara membasuh anggota-anggota tubuh tertentu dari tubuh seseorang sesuai dengan tuntunan Rasulullah صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم sehingga menjadi suci dari hadats.
Syariat wudhu mudah dilakukan dan sangat sederhana. Di mulai dari membasuh muka, tangan, telinga, mengusap rambut, dan membasuh kaki. Apalagi sering kali keadaan yang dibasuh sudah bersih dari najis, sehingga tidaklah terlalu susah membasuh semua bagian tubuh ini.

Allah tidak akan menerima shalat seseorang jika ia mempunyai hadats hingga orang itu ber wudhu.
Wudhu merupakan proses ibadah yang dipersiapkan untuk membersihkan jiwa agar mampu melakukan komunikasi dengan Allah SWT.

Wudhu selain sebagai pembersih dari hadats, wudhu juga menjadi pembersih bagi anggota tubuh yang dibasuh. Orang-orang yang selalu dalam keadaan ber wudhu, akan selalu tampak bersih mukanya dan anggota tubuhnya yang lain.

Selain itu, Rasulullah صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم menyampaikan bahwa bekas wudhu seseorang di dunia, akan berbekas dalam bentuk wajah yang bercahaya dan putih bersih tubuhnya, karena wudhu tersebut.
Karena itu Rasulullah صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم menghimbau umatnya agar ber wudhu dengan sempurna, agar cahaya itu dapat lebih benderang.
Berikut hadits Rasulullah صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم mengenai cahaya yang berasal dari wudhu seseorang :

كتاب الطها رة   KITAB THAHARAH – BERSUCI  ;  Bab : Cahaya Wudhu di Hari Kiamat

حَدِ ْيثُ أَبِيْ هُرَ يْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ : إِِنِّيْ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ : إِِنَّ أُ مَّتِيْ يُدْ عَوْ نَ يَوْ مَ اْلقِياَ مَةِ غُرََّا مُحَجَّلِيْنَ مِنْ اَثاَرِ الْوُ ضُوْءِ ، فَمَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ اَنْ يُطِيْلَ غُرَّ تَهُ فَلْيَفْعَلْ

 

141. Dari Abu Hurairah r.a., katanya: “Saya mendengar Rasulullah صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم. bersabda:
“Sesungguhnya umatku itu akan dipanggil pada hari kiamat dalam keadaan bercahaya wajahnya dan amat putih bersih tubuhnya dari sebab bekas-bekasnya ber wudhu. Maka dari itu, barangsiapa yang dapat di antara engkau semua hendak memperpanjang – yakni menambahkan – bercahayanya, maka baiklah ia melakukannya -dengan menyempurnakan wudhu itu sesempurna mungkin.” (Bukhari, Muslim).

hadits shahih Bukhari Muslim, juga dapat dilihat di http://bukharimuslim.blog

ads

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *