Larangan memotong kuku dan rambut ketika memasuki tanggal 1 Dzulhijjah

Larangan memotong kuku dan rambut ketika memasuki tanggal 1 Dzulhijjah

Bagi orang yang akan berkurban, ada larangan memotong kuku dan rambut ketika memasuki tanggal 1 Dzulhijjah sampai dengan hewan kurbannya disembelih.

Diriwayatkan dalam sebuah hadis:

ﺇِﺫَﺍ ﺩَﺧَﻠَﺖِ ﺍﻟْﻌَﺸْﺮُ ﻭَﺃَﺭَﺍﺩَ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﺃَﻥْ ﻳُﻀَﺤِّﻰَ ﻓَﻼَ ﻳَﻤَﺲَّ ﻣِﻦْ ﺷَﻌَﺮِﻩِ ﻭَﺑَﺸَﺮِﻩِ ﺷَﻴْﺌًﺎ

“Apabila telah masuk sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, dan salah seorang dari kalian telah berniat untuk berqurban, maka janganlah ia memotong rambutnya dan kulitnya sedikitpun.”
(HR. Muslim).

 

Larangan memotong kuku
Apabila telah masuk sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, dan salah seorang dari kalian telah berniat untuk berqurban, maka janganlah ia memotong rambutnya dan kulitnya sedikitpun.

Sementara barang siapa yang lupa atau belum tahu hukumnya maka ia tidak berdosa dan tidak perlu membayar fidyah atau kaffarat.

Dan yang melanggarnya dengan sengaja maka hendaklah ia bertaubat kepada Allah Ta’ala, namun tetap tidak ada kewajiban fidyah atau kaffarat bagi orang itu.

Ibnu Qudamah –rahimahullah- berkata: “Jika telah ditetapkan dalam beberapa riwayat, maka ia tidak boleh mencukur rambut, dan memotong kuku. Dan jika ia melakukannya maka harus bertaubat kepada Allah –Ta’ala-, namun tidak ada fidyah baik karena sengaja atau lupa, ini merupakan hasil ijma’ para ulama “. (al Mughni: 9/346)

 

 

 

 

ads

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *