كتاب الطها رة : KITAB THAHARAH – BERSUCI ; Bab : Wajib membasuh kedua kaki dengan sempurna

Dalam berwudhu, kadang kita kurang memperhatikan dengan baik, apakah kita sudah berwudhu dengan baik dan benar, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah saw.
Misalnya pada saat di akhir wudhu saat kita membasuh kaki.
Rasulullah saw.telah memberikan peringatan kepada kita, agar membasuh kaki dengan benar, yaitu salah satunya dengan tidak lupa atau tidak tertinggal membasuh tumit.
Rasulullah mengingatkan, celakalah tumit-tumit (yang tidak terbasuh) dari api neraka.

Adapun haditsnya adalah sebagai berikut :

حَدِ ْيثُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ تَخَلَّفَ عَنَّا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرَ ةِِ سَافَرْنَاهاَ فَأَدْرَكَنَا وَقَدْ أَرْهَقَتْنَا الصَّلَاةُ ،وَنَحْنُ نَتَوَ ضَّأُ ، فَجَعَلْنَا نَمْسَحُ عَلَى أَرْجُلِنَا، فَنَادَى بِأَ عْلَى صَوْ تِهِ : وَيْلٌ لِلْأَعْقَابِ مِنْ النَّارِ” مَرَّ تَيْنِ أَوْ ثَلَا ثََا

139. Abdullah bin Amr r.a. berkata : Dalam suatu bepergian bersama sahabat, Nabi SAW. pernah tertinggal, sedang waktu shalat sudah mendesak, maka datang Rasulullah SAW. sedang kami berwudhu dan mengusap kaki kami, tiba-tiba Nabi SAW. berseru : “Awaslah tumit-tumit dari api neraka”, diserukan dua atau tiga kali. (Bukhari, Muslim).

ads

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *