Menggunakan Siwak sebelum Sholat

bersiwak

BERSIWAK

Siwak, adalah sebatang kayu berasal dari pohon “Arok”. Nabi Muhammad صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم , sangat menganjurkan agar Umatnya selalu bersiwak paling tidak minimal setiap hendak berwudhu’ dan Sholat.

Hadits Rasulullah صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم  tentang anjuran bersiwak sebelum Sholat antara lain adalah sebagai berikut :

حَدِ ْيثُ أَبِيْ هُرَ يْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ ...

Continue Reading

Cahaya Wudhu pada Hari Kiamat

Cahaya Wudhu

CAHAYA WUDHU

Cahaya Wudhu akan muncul pada wajah dan anggota tubuh umat Muhammad صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم di akhirat nanti. Wudu juga merupakan syarat sah dan sempurnanya sholat. Tidak sah shalat seseorang jika tidak dalam keadaan ber wudhu.

Wudhu dilakukan dengan cara membasuh anggota-anggota tubuh tertentu dari tubuh seseorang sesuai dengan tuntunan Rasulullah صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم sehingga menjadi suci dari hadats.
Syariat wudhu mudah dilakukan dan sangat sederhana. Di mulai dari membasuh muka, tangan, telinga,...

Continue Reading

كتاب الطها رة : KITAB THAHARAH – BERSUCI ; Bab : Wajib membasuh kedua kaki dengan sempurna

Dalam berwudhu, kadang kita kurang memperhatikan dengan baik, apakah kita sudah berwudhu dengan baik dan benar, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah saw.
Misalnya pada saat di akhir wudhu saat kita membasuh kaki.
Abu Hurairah r.a. mengatakan bahwa Rasulullah saw.telah memberikan peringatan kepada kita, agar membasuh kaki dengan benar, yaitu salah satunya dengan tidak lupa atau tidak tertinggal membasuh tumit.
Rasulullah mengingatkan, celakalah tumit-tumit (yang tidak terbasuh) dari api neraka.

Berikut adalah hadits nya :

حَدِ ْيثُ أَبِيْ هُرَ يْرَةَ...

Continue Reading

كتاب الطها رة : KITAB THAHARAH – BERSUCI ; Bab : Wajib membasuh kedua kaki dengan sempurna

Dalam berwudhu, kadang kita kurang memperhatikan dengan baik, apakah kita sudah berwudhu dengan baik dan benar, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah saw.
Misalnya pada saat di akhir wudhu saat kita membasuh kaki.
Rasulullah saw.telah memberikan peringatan kepada kita, agar membasuh kaki dengan benar, yaitu salah satunya dengan tidak lupa atau tidak tertinggal membasuh tumit.
Rasulullah mengingatkan, celakalah tumit-tumit (yang tidak terbasuh) dari api neraka.

Adapun haditsnya adalah sebagai berikut :

حَدِ ْيثُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ...

Continue Reading

كتاب الطها رة : KITAB THAHARAH – BERSUCI ; BAB : Sunah menggunakan 3 atau ganjil, dalam Menghirup Air, atau Istinja dengan batu

أَبَا هُرَيْرَةَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ تَوَضَّأَ فَلْيَسْتَنْثِرْ وَمَنْ اسْتَجْمَرَ فَلْيُوتِرْ

137. Abu Hurairah r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Siapa yang wudhu hendaknya menghirup air (mencuci hidung) kemudian mengeluarkannya, dan siapa yang beristinja dengan batu hendaknya tiga batu atau lebih asalkan ganjil. (Bukhari, Muslim).

Continue Reading

كتاب الطها رة : KITAB THAHARAH – BERSUCI ; BAB : Contoh Wudhu Nabi SAW

عَبْدَ اللَّهِ بْنَ زَيْدٍ عَنْ وُضُوءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَدَعَا بِتَوْرٍ مِنْ مَاءٍ فَتَوَضَّأَ لَهُمْ وُضُوءَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَكْفَأَ عَلَى يَدِهِ مِنْ التَّوْرِ فَغَسَلَ يَدَيْهِ ثَلَاثًا ثُمَّ أَدْخَلَ يَدَهُ فِي التَّوْرِ فَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ...

Continue Reading

كتاب الطها رة : KITAB THAHARAH – BERSUCI ; BAB : Sempurnanya Sifat Wudhu

دَعَا بِإِنَاءٍ فَأَفْرَغَ عَلَى كَفَّيْهِ ثَلَاثَ مِرَارٍ فَغَسَلَهُمَا ثُمَّ أَدْخَلَ يَمِينَهُ فِي الْإِنَاءِ فَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا وَيَدَيْهِ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ ثَلَاثَ مِرَارٍ ثُمَّ مَسَحَ بِرَأْسِهِ ثُمَّ غَسَلَ رِجْلَيْهِ ثَلَاثَ مِرَارٍ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ثُمَّ قَالَ...

Continue Reading

كتاب الطها رة : KITAB THAHARAH – BERSUCI ; BAB : Wajib Bersuci Untuk Shalat

لَا تُقْبَلُ صَلَاةُ أَحَدِكُمْ إِذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ

134.  Abu Hurairah r.a. berkata : Nabi saw. bersabda: Allah tidak menerima shalat seorang yang berhadas sehingga wudhu (Bukhari, Muslim).     * Yakni hadas kecil yang hanya mewajibkan wudhu seperti kentut dan sebagainya.

Continue Reading

KITAB : ATH-THAHARAH / BERSUCI ; BAB : BUKTI NAJISNYA KENCING DAN HARUS MENYELESAIKANNYA HINGGA TUNTAS

167. Ibn Abbas r.a. berkata: Nabi saw. berjalan melalui dua kubur, lalu beliau bersabda: Sesungguhnya kedua orang dalam kubur inii sedang disiksa, dan keduanya tidak disiksa karena suatu dosa yang besar. Adapun yang satu maka tidak menyelesaikan (tuntas) jika kencing. Sedang yang kedua, dia biasa mengadu domba (namimah). Kemudian Nabi saw. mengambil dahan pohon yang masih basah dan membelah dua lalu menancapkan pada tiap kubur satu potongan dahan itu. Sahabat bertanya: Mengapa engkau berbuat itu? Jawab Nabi saw.: Semoga Allah meringankan keduanya selama dahan itu belum kering. (Bukhari, Muslim).

Continue Reading