Bahaya Syirik

Kengerian 5 Bahaya Syirik Bagi Kaum Muslim




Bahaya Syirik. Artis kondang tanah air berinisial AK beberapa hari lalu membuat heboh netizen dengan unggahan foto di akun instagramnya. Dia yang diketahui beragama Islam itu diduga sedang melakukan ritual Melukat di Bali. Melukat adalah upacara pembersihan pikiran dan jiwa secara spiritual dalam diri manusia. Upacara ini dilakukan secara turun-temurun oleh umat Hindu sampai sekarang.

Dalam unggahannya, AK terlihat mengenakan kebaya dengan atasan berwarna putih, sedang berdoa di bawah air terjun dan meletakkan sesajen di antara patung-patung dan bebatuan. Ia juga membuat caption Instagram yang menyinggung soal keyakinan.”Budaya adalah seni yang diangkat menjadi seperangkat keyakinan,” tulis pelantun lagu Mari Bercinta tersebut, Sabtu (18/2/2023).



Karena unggahannya itu, sontak warganet banyak yang bertanya apakah AK telah pindah agama atau masih sebagai penganut Islam?

“Jadi hindu kah?” kata @sandikenzz**.

“Budaya + keyakinan??? Kok jadi gini si teteh aduh kunaon jadi kie ini udah termasuk log out maaf beribu ribu maaf bukan sok atau lebih faham ilmu ke agamaan,” kata @feyy_29*

“Sayang harus syahadat lagi ya, ini tidak boleh dalam Islam, love you,” kata @rull_ngo***

Kalau masih beragama Islam, tentu ritual yang dilakukan AK itu sangat dilarang, karena masuk kategori perbuatan Syirik. Keculai AK telah keluar dari agama Islam (murtad), itu lain soal.




 

Pengertian Syirik

Syirik adalah salah satu istilah dalam agama Islam yang merujuk pada perbuatan menyekutukan Allah dengan sesuatu yang lain, baik itu berupa benda, makhluk, atau bahkan pemikiran. Secara lebih rinci, syirik adalah keyakinan atau perbuatan yang menempatkan sesuatu selain Allah sebagai objek ibadah atau penghambaan.

Dalam Islam, syirik dianggap sebagai dosa yang paling besar dan paling tidak terampuni. Konsep ini sangat penting dalam Islam karena agama ini menekankan keimanan dan penghambaan hanya kepada Allah semata. Oleh karena itu, pengikut Islam diwajibkan untuk menghindari perbuatan syirik dan berusaha untuk selalu memurnikan keyakinan dan ibadah mereka hanya untuk Allah semata.



Berdoa dengan menggunakan sesajen bisa dikategorikan sebagai syirik jika sesajen tersebut dianggap sebagai sesuatu yang memiliki kekuatan atau kemampuan untuk mempengaruhi hasil doa. Sebagian orang mungkin menganggap bahwa sesajen tersebut dapat membantu dalam menolong atau mempercepat terkabulnya doa mereka.

Namun, dalam pandangan Islam, keyakinan tersebut dianggap sebagai bentuk kesyirikan, karena meyakini bahwa benda-benda atau barang-barang tertentu dapat mempengaruhi hasil doa, bukan hanya Allah SWT. Oleh karena itu, berdoa dengan menggunakan sesajen tidak dianjurkan dalam agama Islam, karena sangat dekat dengan bahaya syirik, dan dapat dianggap sebagai bentuk kesyirikan.

Sebagai gantinya, sebaiknya kita melakukan doa dengan penuh keyakinan bahwa hanya Allah SWT yang dapat mempengaruhi hasil doa kita. Doa haruslah dilakukan dengan hati yang tulus dan disertai dengan amalan yang baik, sehingga hasil doa kita dapat diterima oleh Allah SWT.

 



Dalil tentang Larangan Syirik

Dalam agama Islam, larangan syirik didasarkan pada beberapa dalil yang terdapat dalam Al-Quran dan Hadits. Berikut adalah beberapa di antaranya:

Pertama, Al-Quran Surah Luqman ayat 13:

وَاِذْ قَالَ لُقْمٰنُ لِابْنِهٖ وَهُوَ يَعِظُهٗ يٰبُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللّٰهِ ۗاِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ

Artinya: “Dan (ingatlah), ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: ‘Hai anakku, janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.’”

 

Kedua, Al-Quran Surah An-Nisa’ ayat 48:

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَرٰٓى اِثْمًا عَظِيْمًا

Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni dosa yang selain dari syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa besar.”

 

Ketiga, Al-Quran Surah Az-Zumar ayat 65-66:

وَلَـقَدۡ اُوۡحِىَ اِلَيۡكَ وَاِلَى الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِكَ​ۚ لَٮِٕنۡ اَشۡرَكۡتَ لَيَحۡبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُوۡنَنَّ مِنَ الۡخٰسِرِيۡنَ‏ ٦٥ بَلِ اللّٰهَ فَاعۡبُدۡ وَكُنۡ مِّنَ الشّٰكِرِيۡنَ‏ ٦٦

Artinya: “Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu (Muhammad), dan kepada orang-orang sebelummu, jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu, dan kamu termasuk orang-orang yang merugi. Maka hendaklah Engkau menyembah Allah, dan hendaklah kamu menjadi termasuk orang-orang yang bersyukur.”



Keempat, Hadis riwayat Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad Saw bersabda: “Allah berfirman, ‘Aku adalah yang paling bebas dari kesyirikan, dan barang siapa yang melakukan amalan apapun sambil mempersekutukan selain dariku, maka amalannya itu kupersembahkan kepada yang dia persekutukan itu, dan ditinggalkan bersamanya.'”

Dari dalil-dalil tersebut, terlihat bahaya syirik dan dapat disimpulkan bahwa syirik adalah perbuatan yang sangat dilarang dalam Islam dan dianggap sebagai dosa besar yang tidak terampuni. Oleh karena itu, sebaiknya umat muslim menghindari segala bentuk perbuatan syirik dan selalu mengimani keesaan Allah SWT semata dalam segala aspek kehidupan.




Perbuatan yang Masuk Kategori Syirik

Dari berbagai sumber disebutkan, Syirik terdiri dari beberapa macam, yaitu:

  1. Syirik akbar (syirik besar): Merupakan perbuatan yang mempersekutukan Allah SWT dengan sesuatu yang dianggap sebagai Tuhan selain-Nya, seperti menyembah berhala, orang mati atau jin. Bahaya syirik dari syirik akbar adalah dosa yang paling besar dalam agama Islam.
  2. Syirik asghar (syirik kecil): Merupakan perbuatan yang mengandung unsur-unsur syirik, tetapi bahaya syirik nya tidak sebesar bahaya syirik akbar. Contoh syirik kecil adalah merendahkan atau meremehkan kemampuan Allah SWT, meminta pertolongan selain Allah SWT untuk urusan yang hanya dapat diatasi oleh-Nya, atau melakukan amalan ibadah yang tujuannya untuk dipuji oleh orang lain (riya’) daripada mengharapkan pahala dari Allah SWT.
  3. Syirik khafi (syirik tersembunyi): Merupakan perbuatan yang dilakukan tanpa disadari atau tanpa niatan yang jelas untuk mempersekutukan Allah SWT. Contohnya adalah merendahkan kemampuan Allah SWT atau meremehkan keajaiban ciptaan-Nya.
  4. Syirik jali (syirik terang-terangan): Merupakan perbuatan syirik yang dilakukan dengan sengaja dan terang-terangan, seperti menyembah berhala atau orang mati.

Oleh karena itu, umat muslim harus berhati-hati agar terhindar dari bahaya syirik dan tidak melakukan perbuatan syirik dalam segala aspek kehidupan. Sebaliknya, mereka harus selalu mengimani dan memperkuat keyakinan pada keesaan Allah SWT semata, dan menunjukkan penghormatan dan ketaatan yang sepenuhnya hanya kepada-Nya.

 

bahaya syirik




Bahaya Syirik Bagi Kaum Muslim

Syirik merupakan dosa yang sangat besar dan berbahaya dalam agama Islam karena perbuatan tersebut merusak hubungan manusia dengan Allah SWT. Berikut ini adalah beberapa bahaya syirik:

Tidak diterimanya amalan

Allah SWT tidak akan menerima amalan yang dilakukan oleh orang yang berbuat syirik, baik itu syirik akbar atau kecil. Karena itu, umat muslim harus berhati-hati dari bahaya syirik ini, dan untuk tidak melakukan perbuatan syirik agar amalan mereka diterima oleh Allah SWT.

Dosa besar

Syirik dianggap sebagai dosa yang sangat besar dalam agama Islam. Allah SWT berfirman dalam Al-Quran bahwa dosa syirik tidak akan diampuni dan orang yang melakukan syirik akan mendapat siksaan yang pedih di akhirat.



Terhalangnya rahmat Allah SWT

Orang yang berbuat syirik akan terhalang dari rahmat dan kasih sayang Allah SWT. Karena itu, sebaiknya umat muslim menjauhi segala bentuk perbuatan dan bahaya syirik agar mendapat rahmat dan kasih sayang Allah SWT.

Kehilangan kesempatan hidup di surga

Bahaya syirik berikutnya adalah syirik dapat menghalangi seseorang untuk mendapatkan kesempatan hidup di surga. Oleh karena itu, umat muslim harus berusaha untuk selalu menghindari perbuatan syirik agar dapat hidup di surga bersama Allah SWT.

Kehilangan kedamaian dan kebahagiaan

Orang yang berbuat syirik akan merasa cemas dan gelisah karena mereka menyadari dosa besar yang mereka lakukan. Kondisi ini akan membuat mereka kehilangan kedamaian dan kebahagiaan dalam hidup.

Oleh karena itu, penting bagi umat muslim untuk menghindari segala bentuk perbuatan syirik agar dapat mendapatkan ridha dan kasih sayang Allah SWT serta hidup dalam kedamaian dan kebahagiaan.

 



Praktek Syirik di Masyarakat Kita

Syirik adalah tindakan menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu atau seseorang dalam ibadah atau penyembahan. Praktek syirik sangat beragam di masyarakat kita, dan beberapa contoh di antaranya adalah:

Beribadah kepada makhluk selain Allah

Beberapa orang menganggap bahwa beribadah kepada orang suci, nabi, atau tokoh agama tertentu dapat membawa berkah atau meringankan beban mereka. Mereka mungkin meminta bantuan dari makhluk tersebut dalam doa dan harapan, atau bahkan mengorbankan hewan atau benda untuk memberikan persembahan.

Percaya pada kekuatan benda mati



Beberapa orang mempercayai bahwa benda mati seperti patung atau batu memiliki kekuatan supranatural yang dapat membantu mereka dalam kehidupan sehari-hari. Mereka mungkin melakukan upacara atau persembahan kepada benda-benda ini sebagai bentuk penyembahan.

Praktek sihir dan ilmu hitam

Beberapa orang mungkin mempercayai bahwa mereka dapat memanipulasi kekuatan gaib melalui praktik seperti sihir atau ilmu hitam. Praktek semacam ini sering kali melibatkan memanggil roh atau makhluk gaib untuk membantu mencapai tujuan tertentu.

Mengambil jalan pintas dalam beribadah

Beberapa orang mungkin merasa malas untuk beribadah dengan cara yang benar, seperti melakukan sholat lima waktu atau membayar zakat. Sebaliknya, mereka mungkin mencoba untuk memperoleh beribadah dengan cara yang tidak benar, seperti membaca doa (mantra) tertentu secara terus-menerus ditujukan kepada obyek atau benda/makhluk tertentu atau meminta sesuatu kepada orang-orang yang sudah meninggal.



Syirik adalah tindakan yang sangat dilarang dalam Islam, karena Allah SWT adalah satu-satunya tuhan yang patut disembah dan diibadahi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menghindari praktek-praktek syirik dan beribadah hanya kepada Allah SWT.

BACA JUGA: Bacaan Sholat Rasulullah

Cara Mengatasi Maraknya Perbuatan Syirik

Perbuatan syirik, yaitu menyekutukan Allah dengan sesuatu, merupakan salah satu dosa yang paling besar dalam Islam. Untuk mengatasi maraknya perbuatan syirik dan munculnya bahaya syirik, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  1. Pendidikan: Pendidikan yang benar tentang ajaran Islam adalah kunci untuk mengurangi perbuatan syirik. Orang-orang harus diberi pemahaman yang benar tentang konsep tauhid, atau keesaan Allah, dan bahaya dari perbuatan syirik.
  2. Kesadaran: Orang-orang harus disadarkan tentang bahaya perbuatan syirik dan akibat buruk yang dapat ditimbulkannya di akhirat. Hal ini dapat dilakukan melalui khutbah di masjid, ceramah agama, dan media sosial.
  3. Mencontohkan: Para pemimpin masyarakat dan tokoh agama harus memberikan contoh yang baik dengan tidak melakukan perbuatan syirik dan mempraktikkan ajaran Islam yang benar. Hal ini akan memberi pengaruh positif bagi masyarakat.
  4. Menegakkan hukum: Negara harus menegakkan hukum dan melarang perbuatan syirik yang dilakukan secara terbuka. Ini bisa dilakukan dengan membuat undang-undang dan menghukum mereka yang melanggarnya.
  5. Doa: Umat Islam harus berdoa kepada Allah SWT agar menjauhkan mereka dari perbuatan syirik dan memberikan hidayah kepada mereka yang tersesat.

Dalam mengatasi maraknya perbuatan syirik, dibutuhkan kerjasama antara individu, keluarga, masyarakat, pemerintah, dan para tokoh agama. Semoga Allah SWT memberikan hidayah kepada kita semua untuk menghindari perbuatan syirik dan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. (*)




Kreator/Editor : Dezete

Ilustrasi : Muslim.or.id & Umma.id

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Scroll to Top