Ibadah Haji

5 Cara Mewujudkan Impian Ibadah Haji



Pro-kontra mengenai besaran biaya ibadah haji tahun ini akhirnya terpecahkan. Hal ini setelah pemerintah, diwakili Kementrian Agama dan DPR-RI, yang diwakili Komisi VIII atau Panitia Kerja (Panja) BPIH 1444 H/2023 M mencapai kesepakatan pada 15 Februari kemarin bahwa Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang ditanggung jemaah disepakati sebesar Rp49.812.700,26 (55,3%).

Sebelumnya pada 19 Januari 2023 pemerintah mengajukan usulan BPIH dengan rata-rata sebesar Rp98.893.909,11 dengan komposisi Bipih sebesar Rp69.193.734,00 (70%) dan nilai manfaat (optimalisasi) sebesar Rp29.700.175,11 (30%).



“Hari ini kita telah menyepakati biaya haji reguler. Rata-rata jemaah akan membayar Rp49,8 juta rupiah dengan penggunaan dana nilai manfaat mencapai Rp8,090 triliun. Kesepakatan ini sebagai hasil pembahasan atas skema usulan pemerintah dengan jemaah membayar Rp69 juta dan penggunaan nilai manfaat Rp5,9 triliun,” ungkap Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Rabu (15/2/2023).




Sejarah Ritual Ibadah Haji

Ritual Ibadah Haji atau perjalanan ziarah ke kota suci, Mekkah dan Madinah, merupakan ritual yang dilakukan oleh umat Muslim setiap tahunnya. Ritual Haji yang dilakukan setiap bulan Dzuhijjah merupakan salah satu dari lima rukun Islam, yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang mampu secara finansial dan fisik untuk melakukannya. Berikut ini adalah sejarah singkat ritual Haji:

Awal Perintah Haji

Perintah untuk melaksanakan ibadah Haji pertama kali disampaikan oleh Allah SWT melalui Nabi Ibrahim a.s. Beliau mendapatkan perintah tersebut ketika beliau sedang membangun Ka’bah di Mekkah.

Pelaksanaan Haji oleh Nabi Muhammad Saw

Ritual Ibadah Haji mulai dilaksanakan oleh Nabi Muhammad Saw pada tahun ke-9 Hijriah. Nabi Muhammad Saw memimpin sekitar 100.000 orang Muslim dalam perjalanan Haji dari Madinah ke Mekkah. Peristiwa ini dikenal sebagai Haji Wada’.



Perkembangan Ritual Ibadah Haji

Selama berabad-abad, ritual Ibadah Haji mengalami perkembangan dan perubahan dalam pelaksanaannya. Salah satu perubahan signifikan adalah dibuatnya rute baru untuk perjalanan Haji, yang menghubungkan Mekkah dengan Yaman dan Mesir. Rute ini memudahkan para jamaah untuk melakukan perjalanan Haji.

Modernisasi Pelaksanaan Ibadah Haji

Pada abad ke-20, pemerintah Saudi Arabia mulai melakukan modernisasi dalam pelaksanaan Haji. Salah satu perubahan besar adalah pembangunan jembatan-jembatan dan gedung-gedung di Mina, yang meningkatkan keselamatan dan kenyamanan jamaah selama pelaksanaan Haji.

Perubahan Pelaksanaan Haji Selama Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi pelaksanaan Haji. Pada tahun 2020 dan 2021, jumlah jamaah yang melakukan Haji dibatasi, dan para jamaah diwajibkan untuk menjalani karantina sebelum memulai perjalanan. Selain itu, protokol kesehatan yang ketat diterapkan selama pelaksanaan Haji untuk mencegah penyebaran virus.

Itulah sejarah singkat ritual Haji, yang telah menjadi salah satu ritual penting bagi umat Muslim di seluruh dunia.




Keutamaan Menunaikan Ibadah Haji

Menunaikan ibadah haji merupakan salah satu kewajiban yang sangat penting bagi umat Islam yang mampu dan memenuhi syarat-syaratnya. Berikut adalah beberapa keutamaan menunaikan ibadah haji:

  1. Menghapuskan dosa

Rasulullah Saw bersabda, “Barangsiapa yang menunaikan haji dengan ikhlas dan tidak berbuat kemungkaran, maka dia akan kembali seperti saat ia dilahirkan, yaitu tanpa dosa.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Meningkatkan derajat

Rasulullah Saw bersabda, “Siapa yang menunaikan haji untuk mencari keridhaan Allah, dan dalam pelaksanaannya tidak berbuat dosa dan tidak melakukan pemborosan, maka dia akan kembali seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Pengampunan dosa

Menunaikan ibadah haji juga dapat memperoleh pengampunan dosa dan mendapat pahala yang berlipat-lipat. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Saw, “Barangsiapa menunaikan haji untuk mencari keridhaan Allah dan dalam pelaksanaannya tidak berbuat dosa, maka dia akan kembali seperti pada hari ibunya melahirkan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Pembersih jiwa

Ibadah haji juga dapat menjadi sarana untuk membersihkan jiwa dari noda dosa dan kesalahan yang telah dilakukan sebelumnya. Dalam rangkaian ibadah haji, umat Islam diharapkan mampu mengendalikan hawa nafsu dan menahan diri dari segala tindakan yang dapat merusak kesucian jiwa.

  1. Memperkuat persaudaraan

Ibadah haji juga menjadi ajang untuk memperkuat persaudaraan sesama umat Islam dari berbagai belahan dunia. Dalam menghadapi tantangan dan kesulitan selama menunaikan haji, umat Islam diharapkan dapat saling bahu-membahu dan saling membantu.

  1. Menegakkan ketaatan kepada Allah

Menunaikan ibadah haji juga merupakan bentuk ketaatan kepada Allah dan menjalankan perintah-Nya. Dalam menghadapi berbagai ujian dan cobaan, umat Islam diharapkan tetap memegang teguh keimanan dan taqwa kepada Allah.

Semoga keutamaan-keutamaan tersebut dapat memotiva.s.i kita untuk selalu berupaya menunaikan ibadah haji dengan baik dan benar, serta menjadikan pengalaman haji sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah.




Biaya Haji 2023

Biaya haji dapat dianggap relatif mahal. Hal ini dikarenakan biaya perjalanan umroh dan haji termasuk biaya perjalanan jarak jauh yang melibatkan akomodasi, transportasi, makanan dan minuman, serta biaya pemerintah yang dikenakan.

Selain itu, biaya haji dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti negara asal jamaah, fasilitas yang diinginkan, dan waktu pemesanan.



Untuk biaya haji 2023/1444 H Pemerintah Indonesia dan Komisi VIII DPR pada 15 Februari lalu telah menyepakati besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1444 H/2023 M dengan rata-rata Rp90.050.637,26 per jemaah haji reguler.

Angka ini terdiri atas dua komponen, yaitu Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang ditanggung jemaah dengan rata-rata Rp49.812.700,26 (55,3%) dan penggunaan nilai manfaat per Jemaah sebesar Rp40.237.937 (44,7%). Dengan skema ini, penggunaan dana nilai manfaat keuangan haji secara keseluruhan sebesar Rp8.090.360.327.213,67



Biaya tersebut dapat berubah dari waktu ke waktu atau tahun ke tahun, sehingga disarankan untuk memeriksa biaya terbaru dan terperinci sebelum membuat keputusan untuk melakukan ibadah haji.

BACA JUGA: Kenapa Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2023 Naik?

Ibadah Haji

Cara Mewujudkan Impian Naik Haji

Untuk mewujudkan impian naik haji, berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  1. Memperbanyak amalan ibadah

Sebagai persiapan untuk naik haji, memperbanyak amalan ibadah seperti shalat, membaca Al-Quran, berdzikir, dan lain sebagainya, dapat membantu meningkatkan kesadaran diri dan keimanan. Hal ini juga membantu dalam memperkuat kesiapan mental dan fisik untuk menjalani ibadah haji yang cukup berat.

  1. Menabung dan mengatur keuangan

Naik haji membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, menabung dan mengatur keuangan dengan baik menjadi langkah penting dalam mewujudkan impian ini. Sebaiknya, mulai menabung sejak dini dan membuat rencana keuangan yang terukur untuk mencapai target biaya haji.

  1. Mencari informasi tentang prosedur haji

Sebelum memutuskan untuk naik haji, penting untuk mencari informasi terkait prosedur haji. Hal ini meliputi informasi tentang waktu pelaksanaan haji, persyaratan, prosedur pendaftaran, dan lain sebagainya. Dengan memahami prosedur haji secara menyeluruh, dapat membantu mempersiapkan diri secara optimal.

  1. Mendaftar melalui travel haji yang terpercaya bagi calon jemaah Haji Plus / Khusus

Pendaftaran untuk naik haji biasanya dilakukan melalui travel haji yang terpercaya. Oleh karena itu, sebaiknya cari informasi tentang travel haji yang terpercaya dan sudah memiliki izin dari Kementerian Agama. Pastikan juga untuk memilih travel haji yang menawarkan paket yang sesuai dengan kebutuhan dan budget.

Jika akan menggunakan ONH Haji Plus, jangan lupa untuk menggunakan penyelenggara haji plus yang terdaftar di depag atau biro haji plus resmi kemenag.

Sedangkan bagi Jemaah Haji Reguler, pendaftaran dilakukan dengan cara membuka rekening tabungan haji pada Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH) sesuai domisili jamaah.

  1. Memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan

Naik haji bukan hanya sekedar perjalanan fisik, namun juga perjalanan spiritual. Oleh karena itu, penting untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan sebelum menjalankan ibadah haji. Hal ini dapat dilakukan dengan memperbanyak ibadah, membaca Al-Quran, memperbanyak doa, dan lain sebagainya.

Semoga langkah-langkah di atas dapat membantu mewujudkan impian naik haji. Selalu ingat bahwa keinginan yang kuat dan usaha yang konsisten merupakan kunci utama dalam mewujudkan impian.



 

Kreator/Editor : Dezete

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Scroll to Top