syafaat di akhirat

8 Adab Tadarus AlQur’an di Bulan Ramadhan



Tadarus AlQur’an di Bulan Ramadhan

Tadarus AlQur’an atau tadarusan, adalah kegiatan membaca Alqur’an secara berjamaah atau perorangan, yang biasanya dilakukan di bulan Ramadhan. Tadarus Alqur’an menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan bagi umat Islam pada bulan Ramadhan, karena dalam hadits disebutkan bahwa membaca Alqur’an pada bulan Ramadhan akan mendapat pahala yang lebih besar.

Beberapa hal yang perlu diketahui tentang Tadarus AlQur’an di bulan Ramadhan antara lain:

Tadarus AlQur’an biasanya dilakukan di masjid, musholla, atau di rumah bersama keluarga atau tetangga. Kegiatan ini dilakukan setiap hari pada waktu yang sudah disepakati bersama, seperti setelah shalat Tarawih atau setelah berbuka puasa.

Dalam Tadarus Alqur’an, biasanya dibaca satu juz atau beberapa ayat Alqur’an setiap kali kegiatan dilakukan. Setiap anggota kelompok atau peserta Tadarus Alqur’an akan membaca Alqur’an bergantian, sehingga seluruh juz Alqur’an dapat selesai dibaca pada akhir Ramadhan.



Selama Tadarus Alqur’an, biasanya dilakukan juga pengajian atau tausiyah yang membahas tentang tafsir Alqur’an atau kisah-kisah yang terkandung dalam Alqur’an. Hal ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang Alqur’an dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada Allah SWT.

Tadarus Alqur’an juga dapat dilakukan secara individu, tanpa harus bergabung dengan kelompok. Namun, kegiatan ini tetap harus dilakukan secara rutin dan teratur, setiap hari selama bulan Ramadhan.

Dalam kesimpulannya, Tadarus Alqur’an di bulan Ramadhan merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan bagi umat Islam. Kegiatan ini dapat dilakukan secara bersama-sama dengan kelompok atau secara individu, dan bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang Alqur’an serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada Allah SWT.

 

Keutamaan Tadarus AlQur’an di Bulan Ramadhan

Tadarus Alqur’an di bulan Ramadhan memiliki banyak keutamaan dan keberkahan. Beberapa keutamaan Tadarus Alqur’an di bulan Ramadhan adalah sebagai berikut:



Pahala yang berlipat-lipat

Membaca Alqur’an pada bulan Ramadhan memiliki pahala yang berlipat-lipat. Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah Saw yang menyatakan bahwa setiap amal kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat pada bulan Ramadhan.

Meningkatkan keimanan dan ketakwaan

Tadarus Alqur’an membantu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita pada Allah SWT. Kegiatan ini juga dapat membantu kita lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperbaiki kualitas ibadah kita.

Menjaga keutamaan bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan memiliki banyak keutamaan dan keberkahan. Dengan melakukan Tadarus Alqur’an, kita dapat menjaga keutamaan bulan Ramadhan dengan meningkatkan kualitas ibadah kita.




Menghapus dosa

Membaca Alqur’an pada bulan Ramadhan juga dapat membantu menghapus dosa-dosa kita.

Mendapat syafaat di hari kiamat

Membaca Alqur’an pada bulan Ramadhan juga dapat membantu kita mendapat syafaat di hari kiamat. Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah Saw yang menyatakan bahwa orang yang membaca Alqur’an dan mengamalkannya akan dijadikan syafaat di hari kiamat.

Dalam kesimpulannya, Tadarus Alqur’an di bulan Ramadhan memiliki banyak keutamaan dan keberkahan. Kegiatan ini dapat membantu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita pada Allah SWT, serta membantu menjaga keutamaan bulan Ramadhan. Melalui Tadarus Alqur’an, kita juga dapat menghapus dosa dan mendapat syafaat di hari kiamat.

Tadarus Alqur’an




Dalil tentang Keutamaan Membaca AlQur’an Selama Ramadhan

Terdapat beberapa dalil dalam Alqur’an dan hadits yang menunjukkan keutamaan membaca Alqur’an selama bulan Ramadhan. Beberapa di antaranya adalah:

Meningkatkan pahala yang membaca AlQur’an

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 185:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya: “Bulan Ramadan ialah bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu, supaya kamu mencukupkan bilangannya dan supaya kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”



Ayat ini menunjukkan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang diturunkannya Alqur’an, sehingga membaca dan mengamalkannya di bulan ini akan memberikan keutamaan yang lebih besar. Pahala bagi orang yang membaca Alqur’an selama bulan Ramadhan juga dilipatgandakan oleh Allah.

Memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus

Allah Ta’ala berfirman dalam surat Al-Israa ayat 9:

إِنَّ هَٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا كَبِيرًا

Artinya: “Sesungguhnya Alqur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus, dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang yang beriman yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.”

Ayat ini menunjukkan bahwa membaca Alqur’an akan memberikan petunjuk kepada jalan yang lebih lurus dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang yang beriman. Allah juga memberikan pahala yang besar bagi orang yang membaca Alqur’an dan mengerjakan amal saleh.




Meningkatkan keberkahan dalam kehidupan

Allah Ta’ala berfirman dalam surat Al-An’am ayat 155:

وَهَٰذَا كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ فَاتَّبِعُوهُ وَاتَّقُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Artinya: “Dan ini (Alqur’an) adalah Kitab yang Kami turunkan dengan memberkahi, maka ikutilah dia dan bertakwalah, mudah-mudahan kamu mendapat rahmat.”

Membaca Alqur’an akan membawa keberkahan dan rahmat dari Allah, yang dapat memperbaiki kehidupan dan membawa kesuksesan di dunia dan akhirat.

Menjadi teman di surga

Rasulullah Saw bersabda:

الْقُرْآنُ حُجَّتَانِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَقُولُ: يَا رَبِّ إِنَّ صَاحِبِي اتَّخَذَنِي مَهْجُورًا

Artinya: “Alqur’an akan menjadi dua alasan pada hari kiamat. Alqur’an akan berkata, ‘Wahai Tuhanku, sesungguhnya pemilikku menjadikanku terlupakan (tidak dibaca dan diamalkan).”




Dalam hadits ini, Rasulullah mengajarkan bahwa Alqur’an akan menjadi teman di surga bagi orang yang membacanya dan mengamalkannya di dunia. Namun, bagi orang yang tidak membaca dan mengamalkannya, Alqur’an akan menjadi saksi melawan mereka pada hari kiamat.

Menjadi syafaat di hari kiamat

Rasulullah Saw bersabda:

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ

Artinya: “Bacalah Alqur’an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai syafaat (pemberi syafaat) bagi orang yang rajin membacanya.”

Melipatgandakan kebaikan

Rasulullah Saw bersabda: “Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah, maka dia akan mendapat satu kebaikan dan satu kebaikan itu dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan yang serupa dengannya. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim dianggap satu huruf, tetapi Alif dianggap satu huruf, Lam dianggap satu huruf dan Mim dianggap satu huruf.” (HR. Tirmidzi)

Dengan demikian, setiap huruf yang dibaca dari Alqur’an akan memberikan keutamaan dan pahala yang besar kepada pembacanya. Semakin banyak membaca Alqur’an, semakin besar juga keutamaan dan pahala yang didapatkan.




Waktu untuk Tadarus AlQur’an di Bulan Ramadhan

Waktu untuk Tadarus Alqur’an di bulan Ramadhan dapat dilakukan pada setiap waktu yang dikehendaki, tetapi ada beberapa waktu yang lebih dianjurkan. Beberapa waktu yang dianjurkan untuk Tadarus Alqur’an di bulan Ramadhan antara lain:

  1. Setelah shalat tarawih. Setelah menunaikan shalat tarawih, sebaiknya kita melanjutkan dengan Tadarus Alqur’an. Ini adalah waktu yang sangat dianjurkan untuk membaca Alqur’an di bulan Ramadhan.
  2. Sebelum sahur. Waktu antara berbuka puasa (ifthar) dan sahur biasanya cukup lama, sehingga kita dapat menggunakan waktu ini untuk membaca Alqur’an. Sebelum sahur, kita dapat membaca Alqur’an untuk menambah semangat dalam menjalani puasa.
  3. Pagi hari. Pagi hari adalah waktu yang baik untuk membaca Alqur’an. Kita dapat memulai hari dengan membaca Alqur’an untuk mendapatkan keberkahan dan keberanian dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
  4. Malam hari. Selain setelah shalat tarawih, malam hari juga adalah waktu yang baik untuk membaca Alqur’an. Kita dapat menggunakan waktu malam untuk membaca Alqur’an dan merenungkan makna dari ayat-ayat tersebut.



Namun, sebaiknya kita memperhatikan waktu-waktu yang paling tepat untuk membaca Alqur’an dengan konsentrasi penuh dan tidak terganggu oleh aktivitas lain. Yang terpenting, kita harus berusaha membaca Alqur’an secara teratur di bulan Ramadhan, sehingga kita dapat memperoleh manfaat dari keutamaan dan keberkahan yang terkandung di dalamnya.

Tadarus Alqur’an




Durasi Tadarus AlQur’an di Bulan Ramadhan

Durasi Tadarus AlQur’an di bulan Ramadhan bisa bervariasi tergantung pada kecepatan dan kemampuan seseorang dalam membaca Alqur’an. Beberapa orang bisa menyelesaikan Tadarus Alqur’an dalam waktu satu bulan, sementara yang lain bisa membutuhkan waktu lebih lama atau bahkan lebih pendek dari satu bulan.

Secara umum, jika seseorang membaca Alqur’an setiap hari dengan porsi yang teratur dan terukur, maka dia dapat menyelesaikan Tadarus Alqur’an di bulan Ramadhan dalam waktu satu bulan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan Tadarus Alqur’an dalam waktu satu bulan, di antaranya:

Membaca satu juz Alqur’an setiap harinya: Dalam AlQur’an terdapat 30 juz, sehingga jika membaca satu juz setiap harinya maka dalam waktu satu bulan akan selesai Tadarus Alqur’an.

Membaca 4 halaman ( 2 lembar) setelah shalat tarawih: Setelah menunaikan shalat tarawih, kita bisa membaca empat halaman (2 lembar) dan membaca satu juz Alqur’an setelahnya. Dalam waktu satu bulan, kita bisa menyelesaikan Tadarus Alqur’an dengan membaca satu juz setiap malam setelah shalat tarawih.



Membaca Alqur’an setiap hari dengan porsi yang terukur: Jika kita tidak bisa membaca satu juz setiap harinya, kita bisa membaca AlQur’an dengan porsi yang terukur, misalnya setiap hari membaca 5 atau 10 halaman Alqur’an. Dalam waktu satu bulan, kita akan bisa menyelesaikan Tadarus Alqur’an.

Namun, yang terpenting bukanlah seberapa cepat kita menyelesaikan Tadarus AlQur’an, tetapi seberapa dalam kita memahami makna dari ayat-ayat Alqur’an yang kita baca. Oleh karena itu, sebaiknya kita membaca Alqur’an dengan konsentrasi penuh dan merenungkan makna dari ayat-ayat yang kita baca.

 

Adab Tadarus AlQur’an di Bulan Ramadhan

Berikut ini adalah beberapa adab Tadarus AlQur’an di bulan Ramadhan yang perlu diperhatikan:



Pertama, Niat yang ikhlas

Sebelum memulai membaca Alqur’an, sebaiknya kita berniat dengan ikhlas karena Allah SWT semata dan tidak ada tujuan lain seperti untuk mendapat pujian atau penghargaan dari orang lain.

Kedua, Membaca dengan tartil

Tartil dalam membaca Alqur’an berarti membaca dengan tenang, teratur, dan tidak tergesa-gesa. Ini akan membantu kita memahami dan merenungkan makna ayat-ayat Alqur’an yang kita baca.




Ketiga, Menjaga kebersihan dan wudhu

Sebelum membaca Alqur’an, pastikan kita dalam keadaan bersih dan telah berwudhu. Hal ini penting agar kita dapat fokus dan khusyu’ dalam membaca Alqur’an.

Keempat, Menghadap kiblat

Sebaiknya kita menghadap kiblat saat membaca AlQur’an. Ini akan membantu kita lebih khusyu’ dan memperkuat hubungan kita dengan Allah SWT.




Kelima, Memperhatikan tajwid

Sebaiknya kita memperhatikan tajwid dalam membaca AlQur’an. Jika tidak yakin dengan cara membaca atau tajwid yang benar, kita bisa belajar dari orang yang lebih ahli atau menggunakan bantuan aplikasi Alqur’an yang menyediakan fitur tajwid.

Keenam, Menjaga adab di tempat umum

Jika kita membaca AlQur’an di tempat umum seperti masjid atau musala, sebaiknya kita memperhatikan adab dan tidak mengganggu orang lain. Hindari membaca dengan suara keras atau merusak keheningan dan ketenangan di sekitar.




Ketujuh, Memperhatikan makna ayat-ayat

Selain membaca dengan tartil dan tajwid yang benar, kita juga perlu memperhatikan makna dari ayat-ayat Alqur’an yang kita baca. Sebaiknya kita merenungkan makna ayat-ayat tersebut dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kedelapan, Berdoa sebelum dan sesudah membaca

Sebelum membaca Alqur’an, sebaiknya kita berdoa terlebih dahulu agar kita diberikan kemudahan dalam memahami dan merenungkan ayat-ayat Alqur’an yang kita baca. Setelah selesai membaca, sebaiknya kita juga berdoa dan memohon kepada Allah SWT agar diberikan keberkahan dan hidayah.

BACA JUGA: 20 Surat Terpilih Yang Menjadi Bacaan Sholat Rasulullah

Demikian uraian singkat tentang Tadarus AlQur’an di bulan suci Ramadhan. Semoga kita semua bisa mengisi bulan suci Ramadhan, dengan salah satunya memperbanyak membaca (tilawah/tadarus) Alqur’an, sehingga kita akan mendapatkan pahala yang berlipat, berkah, rahmat, dan syafaat dari Alqur’an kelak di akhirat. Aamiin…

 

Kreator/Editor : Dezete




Ilustrasi/Image : Republika, Muslim.or.id, Kompas.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Scroll to Top