adab-adab makan ala Rasulullah SAW

Adab Makan Ala Rasulullah Saw

Adab Makan Ala Rasulullah Saw. Setiap manusia hidup pasti memerlukan makan dan minum. Ini sudah menjadi keharusan, sebab tanpa itu tentu manusia akan mati. Tetapi makan dan minum yang baik tentu ada aturannya, tidak asal masuk perut saja. Islam sebagai agama yang sempurna telah mengatur ummatnya bagaimana adab-adab atau tata cara makan-minum yang sesuai dengan ajaran Islam atau sunnah Baginda Rasulullah Saw, sang Suri Tauladan kita. Al-Imam al-Allamah Abu Zakaria Yahya bin Syaraf an-Nawawi ad-Dimasyqi, atau lebih dikenal sebagai Imam Nawawi Ad-Dimasqi, penulis buku fenomenal “Riyadhus Shalihin” (Taman Orang-orang Shaleh) menguraikan panjang lebar tentang Adab-adab Makan bagi kaum Muslimin yang bersumber dari hadits-hadits shahih dan hasan dari Rasulullah Saw. Berikut ini uraian beliau:

Jika Diundang Jamuan Makan, Hendaklah Mengabulkan

Dari Abu Hurairah r.a., berkata, “Rasulullah saw bersabda, ‘Apabila seseorang di antara engkau semua diundang untuk menghadiri sesuatu jamuan makan, maka hendaklah mengabulkan undangan itu. Jikalau ia berpuasa, maka hendaklah ia berdoa sesuatu yang baik untuk keluarga yang mengundang itu. Dan jikalau ia berbuka (yakni tidak berpuasa), maka hendaklah makan.” (HR. Muslim) Para alim ulama berkata, “Artinya fal yushalli ialah hendaklah berdoa, agar keluarga seisi rumah orang yang mengundang itu memperoleh pengampunan dan keberkahan. Adapun artinya fal-yath’am ialah hendaklah ia makan.”

Orang yang Ikut Menghadiri Jamuan Makan 

Dari Abu Mas’ud al-Badri r.a., berkata, “Ada seorang lelaki mengundang Nabi Saw. untuk menghadiri suatu jamuan makanan yang dibuat untuk beliau. Tiba-tiba orang-orang yang diundang itu diikuti oleh seseorang yang tidak ikut diundang. Setelah beliau Saw sampai di pintu, lalu beliau Saw bersabda, “Orang ini mengikuti kita semua. Jadi jikalau engkau suka mengizinkan untuk ikut, biarlah ia ikut. Tetapi jikalau engkau tidak menyukainya, biarlah ia kembali saja.” Orang yang mengundang lalu menjawab, “Bahkan saya mengizinkannya, ya Rasulullah.” (Muttafaq ‘alaih)

 

Makan Apa-apa yang Ada di Dekatnya

Dari Umar bin Abu Salamah r.a., berkata, “Saya melihat ketika itu ada seorang anak yang berada di bawah pengawasan Rasulullah Saw, kemudian tangannya berputar-putar ke sekitar piring  saat makan. Lalu Rasulullah Saw bersabda: “Hai anak, ucapkanlah Bismillah, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah dari apa-apa yang dekat denganmu.” (Muttafaq ‘alaih)

Adab Makan Ala Rasulullah Saw. Anjuran Makan dengan Berkumpul, Jangan Terpisah-Pisah

Dari Wahsyi bin Harb r.a. bahwasanya para sahabat Rasulullah Saw berkata, “Ya Rasulullah, sesungguhnya kita semua ini makan dan tidak kenyang.” Beliau Saw bersabda, “Barangkali engkau semua berpisah-pisah dalam makan itu.” Mereka menjawab: “Ya.” Beliau Saw bersabda lagi, “Maka dari itu berkumpullah engkau semua kepada makananmu itu dan sebutkanlah nama Allah, yakni bacalah Bismillah, tentu akan diberkahi dalam makanan itu.” (HR. Abu Dawud)

Baca Juga : MEMAKAI WADAH EMAS & PERAK UNTUK MAKAN DAN MINUM

Larangan Mengumpulkan Dua Buah Kurma Jikalau Makan Bersama-sama

Dari Jabalah bin Suhaim, berkata, “Kita semua terkena tahun peceklik beserta Ibnu Zubair. Kemudian kita mendapat rezeki kurma. Abdullah bin Umar r.a. berjalan melewati kita dan kita sedang makan, lalu ia berkata, ‘Jangan engkau semua mengumpulkan, yakni makan dua buah atau lebih dengan sekaligus, karena sesungguhnya Nabi Saw melarang mengumpulkan itu.’” Kemudian ia melanjutkan katanya, “Kecuali kalau yang seorang itu mengizinkan saudaranya.” (Muttafaq ‘alaih).

 

 

Tata Cara dan Adab-adab Makan ala Rasulullah SAW

Keharusan Makan dengan Tangan Kanan

Dari Salamah bin al-Akwa’ r.a. bahwasanya ada seorang lelaki makan di sisi Rasulullah Saw dengan tangan kirinya, lalu beliau Saw bersabda, “Makanlah dengan tangan kananmu.” Orang itu menjawab: “Saya tidak dapat makan dengan tangan kanan.” Beliau lalu bersabda, “Engkau tidak dapat?” Tidak ada yang menyebabkan ia berbuat sedemikian itu kecuali karena kesombongannya. Maka ia tidak dapat mengangkatkan tangan kanannya ke mulut untuk selama-lamanya sejak saat itu. (HR. Muslim)

Perintah Makan dari Tepi Piring dan Larangan Makan dari Tengahnya

Dalam bab ini termasuk pulalah sabda Rasulullah Saw, “Dan makanlah dari apa-apa yang ada di dekatmu.” Muttafaq ‘alaih (sebagaimana yang diuraikan di muka). Dari Ibnu Abbas r.a. bahwasanya Nabi Saw bersabda, “Keberkahan itu turun di tengah makanan, maka makanlah engkau semua dari kedua tepi makanan itu dan janganlah makan dari tengahnya.”  

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Scroll to Top