Umroh Tanpa Visa

Umroh Tanpa Visa vs Regulasi Penyelenggaraan Umroh sesuai UU No 8 Tahun 2019

Menanggapi rencana pemerintah Arab Saudi yang akan memberlakukan umroh tanpa visa, Direktur Penyelanggaran Haji dan Umrah Kementerian Agama Nur Arifin mengemukakan bahwa saat ini regulasi pemerintah RI untuk penyelenggaraan umroh masih menggunakan UU No 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.






Di sana antara lain dinyatakan bahwa seseorang atau kelompok orang dilarang menyelenggarakan umroh apabila tidak memiliki izin sebagai PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh). “Selama UU 8 Tahun 2019 ini belum berubah maka kita harus menaatinya, “ tandasnya kepada alhadits.net kemarin (29/1/2023).

Lebih lanjut beliau mengimbau kepada semua pihak kalau menemukan travel yang tidak berizin sebagai PPIU tapi menyelenggarakan umroh agar segera melaporkan kepada pihaknya. Demikian pesan beliau kepada semua stakeholder.

 



Berita Sebelumnya

Sebelumnya diberitakan, terkait dengan umroh tanpa visa, maskapai penerbangan nasional Kerajaan Arab Saudi, Saudi Arabian Airlines, telah mengumumkan bahwa penumpang yang memegang tiket penerbangan dari Saudia Airlines akan diizinkan memasuki Arab Saudi untuk jangka waktu maksimal empat hari (atau 96 jam).



Para penumpang juga akan diizinkan menggunakan waktu selama 96 jam ini, untuk menunaikan ibadah umroh. Artinya, para penumpang Saudi Airlines dapat melakukan Umroh Tanpa Visa. Penumpang akan mendapatkan visa empat hari gratis setelah membeli tiket untuk memasuki Kerajaan Arab Saudi, untuk pariwisata dan dan bahkan melakukan Umroh.

 



Tiket Anda Adalah Visa

Seperti dilansir oleh media lokal, Okaz, dan dikutip dari https://www.siasat.com, mengenai Umroh Tanpa Visa ini, dikatakan bahwa, Juru bicara perusahaan, Abdullah Al-Shahrani, mengatakan pada hari Rabu 18 Januari 2023, bahwa Saudi Airlines akan segera mengumumkan program “Tiket Anda adalah Visa” yang memungkinkan para pelancong dalam penerbangannya untuk memasuki Arab Saudi selama 96 jam.

Mereka yang datang ke Kerajaan Arab Saudi, melalui tiket ini, dapat berkeliling wilayah Kerajaan dan melakukan Umroh. Artinya, Umroh Tanpa Visa. Namun pejabat Saudi tidak menyebutkan kapan layanan penerbitan visa akan diluncurkan.



Sistem Umroh Tanpa Visa ini sudah ada di sejumlah maskapai penerbangan yang berbasis di UEA, dengan Etihad Airways, Emirates Airlines, flydubai, Air Arabia dan Air Arabia Abu Dhabi menawarkan visa transit dari 48 hingga 96 jam bersama dengan tiket pesawat.

Dalam keterangannya kepada surat kabar harian berbahasa Arab Okaz (18/1/2023), dia menyatakan bahwa ketika seorang penumpang akan membeli tiket, dia akan ditanya apakah dia memerlukan visa atau tidak. Dan juga mereka akan diarahkan untuk mengisi formulir dan menyelesaikan beberapa tindakan, tidak lebih dari tiga menit.

Ia menjelaskan, alasan dikeluarkannya layanan ini karena banyak masyarakat Islam menginginkan Arab Saudi menjadi tempat persinggahan mereka, khususnya kota Jeddah, untuk menunaikan manasik umroh, kemudian menyelesaikan perjalanannya. Layanan baru ini akan diperluas ke semua bandara internasional di dalam negeri.

Sementara itu, kata pejabat itu, Arab Saudi berencana meningkatkan penerbangan internasionalnya hingga 40%. Dan juga akan  memperkenalkan 500.000 kursi tambahan pada penerbangan domestiknya tahun ini.




Prosedur Pembuatan Visa Umroh saat ini

Dengan adanya program “Tiket Anda adalah Visa”, berarti calon jamaah yang akan melakukan umroh akan dapat mengikuti program Umroh Tanpa Visa ini. Dan ini tentunya akan sangat membantu dalam mengurangi biaya serta waktu. Minimal dalam pengurusan pembuatan Visa umroh yang saat ini berlaku.

Mengutip Kompas.com, calon jemaah mengajukan visa umroh melalui agen perjalanan umroh yang telah disetujui oleh Pemerintah Arab Saudi.

Sementara itu, untuk mendaftarkan atau mengajukan visa umroh kepada agen perjalanan, calon jemaah harus memenuhi persyaratan:

  • Paspor;
  • Negatif Covid-19 dan tidak mempunyai resiko penyakit bawaan;
  • Pasfoto 4×6 berwarna background putih fokus wajah 80% sebanyak 4 lembar
  • Fotokopi KTP, KK, dan buku nikah
  • Kartu kuning miningitis yang berlaku
  • Sertifikat vaksin 2 dosis
  • Surat pernyataan di atas meterai

Proses pengajuan visa umroh dapat dilakukan dalam hitungan hari. Proses pengajuan visa umroh dengan sistem E-Visa melalui provider selama 1-2 hari.



Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Syarat Terbaru Umroh, Tak Perlu Lagi Tunjukkan Hasil Tes PCR“.

Berkaitan dengan artikel mengenai Umroh Tanpa Visa ini, kami banyak menerima pertanyaan dari pembaca alhadits.net, antara lain, bagaimana cara pembayaran visa online, harga membuat visa, agen pengurusan visa, travel umroh terpercaya, visa electronic, persetujuan visa online dan masih banyak lagi pertanyaan lain terkait dengan visa dan umroh. Kami akan coba sajikan informasi mengenai hal tersebut pada kesempatan berikutnya.

Sumber berita : https://www.siasat.com/saudi-arabia-to-launch-visa-free-entry-ticket-for-4-days-2505725/

Author/Editor : Dezete



 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Scroll to Top