Visa Transit

Ternyata Visa Transit 4 Hari di Saudi Tidak Bisa untuk Haji

visa transit





Terkait kebijakan pemerintah kerajaan Arab Saudi yang akan memberlakukan visa transit elektronik selama empat hari bagi wisatawan, Direktur Jendral Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief mengatakan layanan baru ini diterbitkan sebagai bagian dari strategi Saudi mencapai visi 2030. “Saya melihat layanan ini cukup memudahkan. Jemaah yang akan bepergian ke berbagai negara dan transit di Jeddah, kini punya pilihan untuk tinggal empat hari terlebih dahulu,” ujarnya.

Namun demikian, Hilman Latief menegaskan bahwa visa transit selama empat hari yang dikeluarkan otoritas Arab Saudi itu hanya dapat digunakan untuk ibadah umroh, tak bisa dimanfaatkan untuk haji.



Ia melanjutkan bahwa penyelenggaraan ibadah haji diatur Undang-Undang No 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Pada pasal 18 dijelaskan visa haji Indonesia terdiri atas visa haji kuota Indonesia dan visa haji mujamalah undangan pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

“Untuk haji, secara regulasi, kita hanya mengenal dua jenis visa, yaitu visa kuota haji dan visa mujamalah,” kata Hilman dalam keterangan resminya, Jumat (3/2/2023), seperti dikutip dari CNN Indonesia.

“Itu bisa dimanfaatkan untuk umroh dan ziarah Madinah. Ini memungkinkan karena sarana prasarana transportasi antara Jeddah, Makkah, dan Madinah sudah memadai. Ada kereta cepat sehingga praktis dan efisien,” tambahnya.



Pemegang visa transit dapat tinggal di Arab Saudi selama empat hari dan durasi visa adalah tiga bulan. Visa itu gratis dan dikeluarkan secara instan bersamaan tiket penerbangan maskapai nasional Arab Saudi, yakni Saudi Arabian Airlines dan Flynas.




Visa Kuota Haji Indonesia

Di sisi lain, Hilman merinci tahun 2023 sudah disepakati visa kuota haji Indonesia berjumlah 221.000 jemaah. Kuota itu terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler, dan 17.680 jemaah haji khusus.

Hilman memastikan para calon jemaah akan berangkat dengan visa kuota haji Indonesia. Visa ini diterbitkan Saudi berdasarkan jumlah kuota suatu negara.

Terkait visa mujamalah, ini hanya berlaku bagi penerima undangan haji dari Pemerintah Arab Saudi. Hilman mengatakan, setiap tahun pemerintah Arab Saudi menerbitkan undangan visa haji mujamalah kepada sejumlah pihak di berbagai negara pengirim jemaah, termasuk ada juga warga Indonesia yang mendapatkannya.

“Regulasi mengatur bahwa keberangkatan jemaah dengan visa mujamalah wajib melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), dan melaporkan kepada Menteri Agama,” sebutnya.



Regulasi ini, lanjut Hilman, sejalan dengan ketentuan Arab Saudi. Otoritas setempat menetapkan bahwa layanan penyelenggaran ibadah haji hanya tersedia bagi pemegang visa haji, warga Saudi (KTP) dan ekspatriat yang tinggal di Saudi (kartu Iqama).

Sementara pemegang visa lainnya dilarang beribadah haji. Semisal visa kunjungan Saudi, visa turis, visa kunjungan komersial, visa kunjungan keluarga, visa kunjungan pribadi, visa transit, beberapa kunjungan visa, visa kunjungan tunggal, visa kedatangan, visa umroh, dan visa sementara.




Apa yang Dimaksud Visa Transit

Visa transit adalah jenis visa yang diberikan kepada orang yang melintasi suatu negara untuk pergi ke tujuan akhir mereka tanpa tinggal terlalu lama di negara tersebut. Ini biasanya digunakan oleh orang yang bepergian melalui suatu negara untuk mengubah pesawat atau menunggu koneksi ke tujuan akhir mereka.

Apa Transit Harus Pakai Visa?

Tergantung pada negara transit dan negara asal serta tujuan Anda, mungkin dibutuhkan atau tidak dibutuhkan visa transit. Beberapa negara memerlukan visa transit untuk semua warga negara asing, sementara beberapa hanya memerlukannya untuk warga negara tertentu. Sebaiknya cek dengan kedutaan atau konsulat negara transit dan tujuan Anda untuk mengetahui persyaratan visa Anda.

Berita Sebelumnya

Sebelumnya diberitakan, terkait dengan umroh tanpa visa, maskapai penerbangan nasional Kerajaan Arab Saudi, Saudi Arabian Airlines, telah mengumumkan bahwa penumpang yang memegang tiket penerbangan dari Saudia Airlines akan diizinkan memasuki Arab Saudi untuk jangka waktu maksimal empat hari (atau 96 jam).



Para penumpang juga akan diizinkan menggunakan waktu selama 96 jam ini, untuk menunaikan ibadah umroh. Artinya, para penumpang Saudi Airlines dapat melakukan Umroh Tanpa Visa. Penumpang akan mendapatkan visa empat hari gratis setelah membeli tiket untuk memasuki Kerajaan Arab Saudi, untuk pariwisata dan dan bahkan melakukan Umroh.

 

Tiket Anda Adalah Visa

Seperti dilansir oleh media lokal, Okaz, dan dikutip dari https://www.siasat.com, mengenai Umroh Tanpa Visa ini, dikatakan bahwa, Juru bicara perusahaan, Abdullah Al-Shahrani, mengatakan pada hari Rabu 18 Januari 2023, bahwa Saudi Airlines akan segera mengumumkan program “Tiket Anda adalah Visa” yang memungkinkan para pelancong dalam penerbangannya untuk memasuki Arab Saudi selama 96 jam.

Mereka yang datang ke Kerajaan Arab Saudi, melalui tiket ini, dapat berkeliling wilayah Kerajaan dan melakukan Umroh. Artinya, Umroh Tanpa Visa. Namun pejabat Saudi tidak menyebutkan kapan layanan penerbitan visa akan diluncurkan.

Sistem Umroh Tanpa Visa ini sudah ada di sejumlah maskapai penerbangan yang berbasis di UEA, dengan Etihad Airways, Emirates Airlines, Flydubai, Air Arabia dan Air Arabia Abu Dhabi menawarkan visa transit dari 48 hingga 96 jam bersama dengan tiket pesawat.



Dalam keterangannya kepada surat kabar harian berbahasa Arab, Okaz (18/1/2023), dia menyatakan bahwa ketika seorang penumpang akan membeli tiket, dia akan ditanya apakah dia memerlukan visa atau tidak. Dan juga mereka akan diarahkan untuk mengisi formulir dan menyelesaikan beberapa tindakan, tidak lebih dari tiga menit.

Ia menjelaskan, alasan dikeluarkannya layanan ini karena banyak masyarakat Islam menginginkan Arab Saudi menjadi tempat persinggahan mereka, khususnya kota Jeddah, untuk menunaikan manasik umroh, kemudian menyelesaikan perjalanannya. Layanan baru ini akan diperluas ke semua bandara internasional di dalam negeri.

Sementara itu, kata pejabat itu, Arab Saudi berencana meningkatkan penerbangan internasionalnya hingga 40%. Dan juga akan  memperkenalkan 500.000 kursi tambahan pada penerbangan domestiknya tahun ini.




Prosedur Pembuatan Visa Umroh saat ini

Dengan adanya program “Tiket Anda adalah Visa”, berarti calon jamaah yang akan melakukan umroh akan dapat mengikuti program Umroh Tanpa Visa ini. Dan ini tentunya akan sangat membantu dalam mengurangi biaya serta waktu. Minimal dalam pengurusan pembuatan Visa umroh yang saat ini berlaku.

Mengutip Kompas.com, calon jemaah mengajukan visa umroh melalui agen perjalanan umroh yang telah disetujui oleh Pemerintah Arab Saudi.

visa transit



Sementara itu, untuk mendaftarkan atau mengajukan visa umroh kepada agen perjalanan, calon jemaah harus memenuhi persyaratan:

  • Paspor;
  • Negatif Covid-19 dan tidak mempunyai resiko penyakit bawaan;
  • Pasfoto 4×6 berwarna background putih fokus wajah 80% sebanyak 4 lembar
  • Fotokopi KTP, KK, dan buku nikah
  • Kartu kuning miningitis yang berlaku
  • Sertifikat vaksin 2 dosis
  • Surat pernyataan di atas meterai

Proses pengajuan visa umroh dapat dilakukan dalam hitungan hari. Proses pengajuan visa umroh dengan sistem E-Visa melalui provider selama 1-2 hari.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Syarat Terbaru Umroh, Tak Perlu Lagi Tunjukkan Hasil Tes PCR“.

Berkaitan dengan artikel mengenai Umroh Tanpa Visa ini, kami banyak menerima pertanyaan dari pembaca alhadits.net, antara lain, bagaimana cara pembayaran visa online, harga membuat visa, agen pengurusan visa, travel umroh terpercaya, visa electronic, persetujuan visa online dan masih banyak lagi pertanyaan lain terkait dengan visa dan umroh. Kami akan coba sajikan informasi mengenai hal tersebut pada kesempatan berikutnya.

BACA JUGA: Bacaan Sholat Rasulullah

 

Sumber berita : https://www.siasat.com/saudi-arabia-to-launch-visa-free-entry-ticket-for-4-days-2505725/



Image : Detikcom

Editor : Dezete


 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Scroll to Top